Keris Kiai Cinthaka, Pusaka Peninggalan Sunan Kudus Dijamas
Faisol Hadi
Kamis, 7 September 2017 09:38:45
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Tak hanya keris, dua mata tombak peninggalan Sunan Kudus, juga dijamas oleh seorang tokoh ulama di Kudus, H Abdul Faqihuddin. Lokasi penjamasan dilakukan di bangunan samping pintu masuk joglo makam.
Kegiatan penjamasan dimulai sekitar jam 07.00 WIB hingga jam 09.00 WIB. Penjamasan dilakukan secara tertutup. Saat ritual itu digelar, para peziarah juga untuk sementara dilarang masuk ke makam Sunan Kudus. Para peziarah harus menunggu hingga prosesi penjamasan usai.
Dari pantauan MuriaNewsCom, sejumlah peziarah harus menunggu di kawasan Menara Kudus untuk menunggu dibukanya pintu makam. Karena, saat hendak masuk terdapat petugas yang meminta menunggu.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



