Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dua warga yang Demaan yang mencoba memadamkan api, pingsan setelah terkepung asap di dalam rumah yang terbakar.

Kepala BPBD Kudus Bergas C Penanggungan mengatakan, dua warga yang pingsan itu yakni Dwi dan Puji. Keduanya pingsan, diperkirakan pada proses pemadaman keduanya  mencoba menyelamatkan harta benda yang dianggap masih bisa diselamatkan

"Setelah pingsan, keduanya juga langsung dirawat pada mobil Ambulans 119 Sistem Pelayanan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) Pemkab Kudus yang ada di lokasi," kata Bergas.

Baca : 2 Penghuni Rumah di Demaan Kudus Nyaris Tewas Terkepung Api

Menurut dia, kejadian kebakaran yang diduga mulai jam 19.00 WIB malam tadi, berasal dari tungku masak kayu bakar. Tungku tersebut habis digunakan untuk memasak, dan masih ada bara yang menyala saat ditinggal.Atas kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 150 jutaan. Karena, rumah ukuran 5 x 25 itu hangus, serta barang berharga juga habis semuanya.Sebelumnya, diberitakan kebakaran terjadi pada rumah pasangan milik keluarga Heriadi (58) dan Harti (54). Petugas harus mengerahkan sejumlah mobil pemadam untuk menjinakkan api agar tak merembet ke rumah lain.Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 20.00 WIB. Hingga pagi tadi, aparat kepolisian masih meneliti untuk mengetahui secara pasti penyebab kebakaran.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler