Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Penolakan tersebut lantaran SPBU di Kudus dinilai sudah terlalu banyak dan akan menambak kesemprawutan lalulintas jika terus bertambah.

Koordinator aksi, Sunardi, mengatakan penolakan pembangunan baru SPBU di Kudus terdapat di dua titik. Pertama yaitu di jalan Jenderal Soedirman kawasan depan Polres Kudus, sedang kedua berada di jalan KHR Asnawi atau sebelah barat pabrik HIT Pilitron.

"Kudus kota yang kecil, jadi tak butuh penambahan baru SPBU. Apalagi, selama ini tidak ada kesulitan SPBU yang sampai kehabisan. Jadi sudah cukup," katanya saat aksi

Menurut dia, jumlah SPBU di Kudus kini sudah mencapai 19  SPBU. Jumlah tersebut sudah tersebar di sembilan kecamatan di Kudus. Sehingga tidak membutuhkan tambahan SPBU lagi.Selain jumlah SPBU yang sudah banyak, kata dia, lokasi yang dipilih juga berada di kawasan perkotaan. Jika dibangun SPBU, maka akan berdampak pada kemacetan yang timbul. Artinya, kemacetan di perkotaan akan makin tinggi."Untuk itu, kami dari masyarakat meminta agar tak usah adanya penambahan SPBU di Kudus.  Kami meminta pemerintah menolak pembangunan baru SPBU di Kudus," ujarnya yang juga ketua LSM Perintis.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler