Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Puji Astuti, guru SMK 1 Kudus mengatakan, pelatihan tersebut merupakan praktik pemadaman api. Yang mana masuk dalam kurikulum pendidikan di sana. Untuk itu dilakukan kerjasama dengan Djarum untuk membantu memberi keterampilan.

"Ini adalah praktiknya, mudah-mudahan para siswa tahu bagaimana caranya menangani api," katanya dilapangan Gribig.

Sementara, Fire Chief Pemadam Kebakaran PT Djarum Kudus, Hardi Cahyana, mengatakan acara tersebut sangat bermanfaat bagi siswa.  dengan mendapatkan pelatihan, para siswa tahu mengetahui cara yang benar mematikan api tanpa kepanikan subelum menyebar.
"Acaranya ini berlangsung tiap Sabtu-Minggu selama tiga pekan. Tiap siswa dibekali 10 jam pelatihan, yang nantinya jika lulus akan dapat sertifikat," ujarnya.Menurutnya, pihak Djarum memberikan materi berupa teori dan praktik. Teori yang diberikan dengan memberikan materi tentang pencegahan kebakaran, sedangkan untuk praktiknya warga langsung memadamkan api dilokasi kejadian.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler