Tukang Becak di Kudus Ini Bikin Emosi Polisi, Ngaku Gak Bisa Baca Tulis, Tapi Bisa Ngrekap Togel
Faisol Hadi
Senin, 6 November 2017 11:30:38
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kapolsek Bae AKP Sardi mengatakan, warga Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kudus, itu tak hanya mengelak mengedarkan togel saar ditangkap petugas. Tapi pria paruh baya itu juga mengaku tak bisa baca tulis, karena hanya lulusan SD.
"Lha di usia 54 sekarang sudah lulus SD kan hebat. Masak lulusan SD tidak bisa baca, petugas jelas tak mempercayai hal tersebut," katanya kepada MuriaNewsCom Senin (6/11/2017).
Padahal, lanjut kapolsek, dalam tas yang dibawa tersebut terdapat sebuah bukti rekapan judi togel dengan tulisan tangan. Saat ditunjukkan kepada tukang becak it, dia pun mengaku kalau itu tulisan tangannya.
"Setelah mengaku tulisanya, petugas juga memastikan dengan meminta menuliskan kembali. Dan ternyata tulisannya sama dan bisa menulis. Jadi dia berbohong," ujarnya.
Kapolsek menambah, meski sudah mengaku bisa menulis, tukang becak itu masih mengelak kalau itu rekapan judi togel. Pelaku beralibi, kalau rekapan tulisan merupakan rekap hasil dia menarik selama seharian.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



