Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ripka Dwi Aryani (10) siswi kelas lima yang keracunan mengatakan, saat jam istirahat tadi, dia bersama dengan temannya membeli mie cup yang dijual seorang PKL di sekitar sekolah. Namun, beberapa menit kemudian dia merasakan sakit perut hingga terasa mual-mual.

"Kemudian saya lapor guru karena perut saya sangat sakit. Dan ternyata bukan hanya saya yang sakit, namun juga teman saya juga demikian," katanya kepada MuriaNewsCom.

Baca: Belasan Siswa SD Kayuapu Kudus Keracunan Jajan Sekolah

Menurut dia, pengalaman menyantap mie cup sekolah bukanlah kali pertama olehnya. Hanya, kali ini merupakan kasus pertama keracunan yang dialami olehnya bahkan sampai dibawa ke rumah sakit.

Hal serupa juga diungkapkan Tania (10) siswa kelas lima. Ia mengaku merasa sakit yang lebih parah pada perutnya. Bahkan, saking sakitnya sampai muntah-muntah disertai sakit kepala.Sebelumnya, ia sempat curiga saat menyantap mie cup yang dibeli dari pedagang. Itu karena kecapnya banyak semut dan saus yang digunakan juga rasanya aneh. ”Meski begitu, tetap saya makan. Setelah habis, langsung mual dan muntah,” ungkapnyaAtas kejadian itu, ia mengaku kapok membeli mie di PKL sekolah. Saat ini, ia pun masih dirawat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler