Penasaran, Bom Asap yang Ditemukan di Kudus Sempat Dibuka Paksa
Faisol Hadi
Rabu, 15 November 2017 12:31:11
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Komandan Kodim (Dandim) Kudus/0722, Letnan Kolonel Infantri Sentot Dwi Purnomo mengatakan satu dari lima bom asap yang ditemukan Solikin, perajin pisau dapur di Desa Hadipolo RT 3 RW 2 Kecamatan Jekulo memang sempat dibuka paksa. Akibat tindakan tersebut, tutup dan panel bom rusak.
"Sekitar pukul 12.00 WIB, Solikin melakukan pembongkaran drum bekas untuk dibuat pisau. Disaat itulah ia (Solikin) menemukan ada bom asap. Karena tidak tahu dan penasaran ia mencongkel tutup bom tersebut," katanya saat jumpa pers di Makodim, Rabu (15/11/2017).
Baca: Warga Jekulo Kudus Temukan Lima Bom Asap Aktif Dalam Drum Bekas
Karena tak ada reaksi, bom tersebut pun dibiarkan begitu saja. Namun sekitar pukul 14.30 WIB, bom yang dicongkel nampak nyala.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



