Rumah Potong Hewan di Prambatan Kidul Kudus Makin Sepi, Kenapa?
Faisol Hadi
Kamis, 16 November 2017 12:38:56
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Tiap hari, kurang dari lima hewan yang disembelih di RPH ini. Padahal tempat ini dibangun dengan dana miliaran rupiah dari pemerintah.
Mi’un (79), warga setempat yang tiap hari berada di sekitar RPH menyebut, aktivitas penyembelihan biasanya dilakukan pada dini hari. Menurut dia, berdasarkan cerita dari pegawai RPH, hanya sedikit hewan yang disembelih.
"Penyembelihan hewan dilaksanakan pada dini hari, biasanya satu hingga empat hewan yang disembelih," katanya Kamis (16/11/2017).
Ia mengaku paham aktivitas RPH karena setiap hari membawa ternaknya ke sawah yang persis berada di sekitar RPH. Bahkan, dia juga akrab dengan penjaganya yang selalu pulang setelah penyembelihan.
Disebutkan, rata-rata yang menyembelih hewan berasal dari Ploso, Kecamatan Kaliwungu. Karena, tempat penjagalan hewan di sana sudah ditutup dan penyembelihan dialihkan ke RPH ini.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



