Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tiap hari, kurang dari lima hewan yang disembelih di RPH ini. Padahal tempat ini dibangun dengan dana miliaran rupiah dari pemerintah.

Mi’un (79), warga setempat yang tiap hari berada di sekitar RPH menyebut, aktivitas penyembelihan biasanya dilakukan pada dini hari. Menurut dia, berdasarkan cerita dari pegawai RPH, hanya sedikit hewan yang disembelih.

"Penyembelihan hewan dilaksanakan pada dini hari, biasanya satu hingga empat hewan yang disembelih," katanya Kamis (16/11/2017).

Ia mengaku paham aktivitas RPH karena setiap hari membawa ternaknya ke sawah yang persis berada di sekitar RPH. Bahkan, dia juga akrab dengan penjaganya yang selalu pulang setelah penyembelihan.

Disebutkan, rata-rata yang menyembelih hewan berasal dari Ploso, Kecamatan Kaliwungu. Karena, tempat penjagalan hewan di sana sudah ditutup dan penyembelihan dialihkan ke RPH ini.
Minimnya jumlah yang menyembelih hewan disana juga disayangkan Sarjoko, dari LSM Hitam Putih. Dia menyayangkan bangunan yang menelan biaya miliaran rupiah itu tak diminati masyarakat."Kalau dilihat keadanya memang tak nyaman. Banyak coretan dinding pada kandang ternak serta lokasi yang kotor. Wajar saja kalau tidak diminati," ujarnya.Dia menyebutkan, jumlah hewan yang seharusnya dapat dipotong bisa mencapai puluhàn hingga ratusan. Namun karena keadaannya kurang bersih, sehingga tak begitu diminati.Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Catur Sulistyo, belum memberikan keterangan resmi mengenai persoalan ini. ”Nanti akan dicek kepada petugasnya," katànya singkat.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler