Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Camat Jati Andreas Wahyu, mengatakan empat pemadam tiba sekitar pukul 05.00 WIB. Mereka pun langsung bahu membahu untuk memadamkan api di kandang ayam.

"Karena memiliki luas sekitar 3000 Meter persegi, maka membutuhkan waktu untuk memadamkan api. Baru, sekitar pukul 07.00 WIB api berhasil dipadamkan," katanya kepada MuriaNewsCom

Menurut dia, api cepat membesar lantaran alas kandang berasal dari kayu dan bambu. Selain itu, masih banyaknya tumpukan sekam padi juga membuat api cepat menyebar.

Meski dinyatakan padam pada jam 07.00 WIB, petugas masih menyemprotkan air pada tumpukan bara. Dikhawatirkan api akan kembali menyala meski sudah padam lantaran hawa panas masih muncul.Dikatakan, total pemadam yang dikerahkan untuk memadamkan sejumlah empat pemadam. Meliputi Pemkab Kudus unit pemadam kebakaran dua mobil, BPBD Kudus, dan PT Nojorono Kudus.Selain mobil pemadam, proses pemadaman api juga menggunakan genset, yang memanfaatkan air pada selogan air yang terdapat pada sekitar kawasan kandang ayam.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler