Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kapolsek Dawe AKP Suharyanto mengatakan, tiga bocah tersebut adalah ADE (15), MW (15), dan AK (14). Ketiganya merupakan warga Desa Karangmalang, Gebog. Ketiganya datang bersama khusus membobol SD dan berniat menguras barang berharga didalamnya.

”Kejadiannya sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu, para pelaku datang dengan mengendarai sebuah sepeda motor berbonceng tiga,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Baca: Perempuan Paruh Baya di Tegalarum Pati Gantung Diri, Ini Penyebabnya

Menurut dia, ketiga pelaku mengendarai sepeda motor Supra Vit bernopol K 2619 KT. Setelah sampai sekolah, ketiganya langsung menjebol jendela ruang guru yang terbuat dari kaca.
Setelah masuk, kata Kapolsek, mereka langsung mengacak-acak isi kantor bermaksud mencari barang berharga. Setelah membuka laci yang ada di dalam, akhirnya mereka menemukan uang sebesar Rp 410.000. Setelah dapat barang  incaran, para pelaku langsung kabur.”Pada saat itulah ketiga pelaku dipergoki warga. Warga kemudian mengejar pelaku dan akhirnya tertangkap dan diserahkan kepada Polsek Dawe,” ungkap dia.Saat ini, lanjut dia, ketiga pelaku sudah diserahkan ke Polres Kudus unit PPA. Karena melihat usia pelaku yang masih di bawah umur sehingga membutuhkan penanganan yang khusus.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler