Pangakalan Elpiji di Kudus Sering Tutup, Begini Langkah Pemkab
Faisol Hadi
Jumat, 24 November 2017 15:59:40
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kasi Perdagangan dalam negeri pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Tedi H mengatakan, hal itu sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Untuk itu, Pemkab Kudus meminta supaya pangkalan elpiji dapat nyambi berjualan.
"Pangkalan elpiji harusnya memiliki usaha lain seperti toko ataupun warung. Sehingga lebih sering buka ketimbang tutupnya," katanya Jumat (24/11/2017).
Menurut dia, dengan lebih seringnya buka, maka masyarakat tak akan kecele saat membeli gas bersubsidi di pangkalan. Karena, sudah seharusnya pangkalan melayani masyarakat setempat, bukannya melayani partai besar seperti pengecer.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



