Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Koordinator aksi Paguyuban Petani Bawang Merah Pati (PPBMP) Suparlan mengatakan, saat ini harga Bawang Merah sangat memprihatikan bagi petani. Dengan hanya Rp 5 ribuan saja. Maka petani hanya akan dirugikan.

"Kami meminta harga dapat distabilkan, yaitu diangka Rp 17 ribu per kilogram. Dengan Rp 17 ribu, maka petani bisa masuk," katanya saat aksi di alun-alun Pati, Senin (16/1/2018).

Baca: Harga Terus Anjlok, Ribuan Petani Bawang Merah di Pati Gelar Aksi di Alun-alun

Menurut dia, para petani tak tahu lagi kemana akan mengadu saat kondisi semacam ini. Karena, selain kepada bapak Bupati Pati atau yang mewakilinya, para petani tak tahu menyuarakan kepada siapa.Sumarno, Petani Bawang Merah di Pati juga menyebutkan hal yang sama. Jika harganya sangat rendah, dampak petani hanya akan dililit hutang. "Jangankan untung, untuk balik modal saja tak bisa," ungkap dia.Petani berharap, pemerintah tingkat kabupaten dapat memperhatikan nasib para petani. Itu diharapkan bukan sekedar omongan namun sebuah aksi yang nyata.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler