Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala BPBD Pati Sanusi mengatakan, kebakaran yang menimpa Suwarno (45) warga RT 2 RW 4 desa setempat itu terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu, baik Suwarno ataupun keluarganya sedang tertidur lelap.

Beruntung, ia tiba-tiba terbangun setelah melihat ada asap mengepul. Terlebih lagi, rumah Suwarno hanya berdinding bambu. Praktis api sangat mudah menjalar hingga ludes.

"Dalam kejadian ini tak ada korban jiwa. Meski material rumah mudah terbakar, mereka bisa menyelamatkan diri,” katanya.

Sanusi menjelaskan, dari keterangan di lapangan, rumah berukuran 7 x 8 meter tersebut diduga terbakar karena korsleting listrik. ”Dugaannya karena korsleting listrik,” ungkapnya.Dugaan itu dikuatkan dengan bahan dasar yang digunakan untuk penyokong rumah juga terbuat dari bambu. Hal itu disinyalir menjadi penyebab api dengan mudah menjalar hingga menghanguskan bangunan.Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian mencapai Rp 50 jutaan.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler