Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kapolres Kudus AKBP Rifai mengatakan sebenarnya belum mendapatkan laporan resmi terkait hal itu. Hanya sebagai polisi, tetap harus melakukan penyelidikan.
“Terkait video yang diunggah, polisi sudah mendapatkan gambaran terkait pelaku video tersebut. Supaya proses ke depan semakin jelas,” kata Rifai.
Dia berharap tidak akan ada lagi video yang lainnya. Apalagi Kudus yang dikenal sebagai kota yang religius dan agamis.
Dia juga menyarankan untuk hati-hati saat mengunggah video. Sebab sekali naik, maka semua orang dapat mengkonsumsinya untuk dilihat bahkan disebarluaskan lagi.
Beredarnya video mesum pasangan pelajar yang diunggah ke sosial media Facebook, membuat geger warga.
Karenanya, Polres Kudus segera bertindak.Polres Kudus kini menelusuri pemilik akun yang mengunggah video tersebut.
Pihak kepolisian belum mengatahui hukuman apa yang akan dijerat kepada pelaku. Sebab, motif pelaku melakukan hal itu masih belum diketahui.
Editor : Akrom Hazami
Baca juga : Video Mesum Pelajar Kudus Bikin Geger



