Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


 
MuriaNewsCom, Kudus – Pada 17 Agustus ini, seluruh sekolah di Kudus dipastikan menyelenggarakan upacara. Hal itu dilakukan, lantaran upacara merupakan salah satu bentuk nasionalisme.

"Kalau untuk sekolah itu wajib, jadi semua sekolah pasti melakukan upacara bendera," kata Kepala Kesbangpol Djati Sholechah, kepada MuriaNewsCom, Rabu.

Menurutnya, rasa cinta kepada negara juga harus ditunjukkan. Tidak hanya dengan ucapan, tapi dengan perbuatan.

"Kalau ada sekolah yang tidak menyelengarakan upacara, lebih baik tidak usah di Indonesia.," ungkapnya.

Dia berpesan, jika sampai ada yang tidak melakukan upacara, maka dapat dilaporkan kepadanya. Setelah itu, pihak Kesbang akan melakukan tindakan."Kan banyak juga dari warga yang melakukan upacara. Hal itu adalah bukti mencintai negaranya yakni Indonesia," imbuhnyaDalam upacara bendera yang digelar di Simpang Tujuh, Rabu (17/8/2016) pagi, dipimpin Kapolsek Kota, AKP Rahmawati T.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler