Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Kalau meminta orang tua murid membeli buku tertentu tidak bisa, tapi kalau buku dapat dibeli dengan BOS dan aturan, diperbolehkan, silakan. Yang penting jangan sampai membebani orang tua," katanya kepada MuriaNewsCom, Jumat (19/8/2016).

Menurutnya, buku yang diperbolehkan untuk dibeli menggunakan dana Bos adalah buku kurikulum. Itupun, khusus bagi sekolah yang menggunakan kurikulum 2013. Sedangkan untuk buku pengayaan sifatnya sebagai pelengkap dan tidak wajib.

"Kami akan menelusurinya, dan penindakan juga pasti akan kami lakukan. Namun kami harus mencari kebenaran terlebih dahulu," ujarnya.

Kasi Kurikulum Dikdas pada Disdikpora Jamin menambahkan, mengenai kewajiban membeli buku harusnya diketahui pihak kelompok kepala sekolah yang terdapat di tiap kecamatan. Selain itu, pihak UPT juga dapat melakukan intervensi jika dirasa tidak benar.

"Biasanya para kepala sekolah bisa berkomunikasi satu sama lainnya. Untuk itulah biasanya kebijakan tiap sekolah juga diketahui," imbuhnya.Diketahui, sejumlah wali murid dari SD 1 Rendeng berbondong-bondong datang ke kantor Disdikpora Kudus guna melaporkan nasib mereka. Mereka merasa keberatan lantaran diminta untuk membeli buku pengayaan yang diberlakukan sekolahSementara, pihak sekolah masih belum bisa dikonfirmasi. Sebab ketika awak media datang konfirmasi, kepala sekolah sedang ada kegiatan selama tiga hari di Gebog. Sedangkan guru yang ada tidak berani memberikan komentar.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler