Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.



[caption id="attachment_91875" align="aligncenter" width="565"]Jamalludin, mahasiswa Teknik Universitas Muria Kudus saat menerima penghargaan KAA dari Dinas Kehutanan Provinsi Jateng (Istimewa) Jamalludin, mahasiswa Teknik Universitas Muria Kudus saat menerima penghargaan KKA dari Dinas Kehutanan Provinsi Jateng (Istimewa)[/caption]


MuriaNewsCom, Kudus -  Universitas Muria Kudus (UMK) patut berbangga diri karena memiliki mahasiswa dan mahasiswi berprestasi. Tak hanya di bidang akademik saja, melainkan pula pada bidang-bidang lain, di antaranya adalah lingkungan.

Baru-baru ini, mahasiswa Fakultas Teknik UMK mendapat penghargaan dari Dinas Kehutanan (Dinhut) Provinsi Jawa Tengah. Adalah Jamalludin, yang berhasil meraih peringkat III kategori Kader Konservasi Alam (KKA). Penghargaan tersebut diterimanya bersamaan dengan upacara Apel Siaga Kebakaran Hutan di Lapangan Tahura Mangku Negoro 1 Surakarta, Rabu (10/8/2016) lalu.

Jamal yang saat ini tercatat sebagai mahasiswa aktif pada Program Studi Teknik Mesin dan tergabung dalam kelompok Mahasiswa Pecinta Alam “Arga Dahana” UMK itu dinilai berhasil dalam upaya pencegahan dan penyelamatan lingkungan hidup.“Penghargaan itu didasarkan atas beberapa kegiatan yang saya ikuti dan kerjakan selama tiga tahun terakhir terkait lingkungan. Karena itu saya diundang Dinas Kehutanan untuk mengikuti seleksi, ” ungkapnya.

Jamal yang merupakan putra keempat dari pasangan Kukoh dan Kasmunah, selama menjadi mahasiswa juga terlibat dalam forum-forum bertemakan lingkungan. Antara lain Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK31) Tingkat Jawa Tengah bentukan BKSDA Jateng dan Dinhut. “Selama ini saya terlibat di FK31 sebagai anggota. Tapi pernah dulu diminta jadi salah satu narasumber. Tahun 2013 kalau nggak salah,”ungkapnya.

Sebelumnya selain aktif di FK3I mahasiswa asal Demak tersebut juga tergabung dalam Forum Komunikasi Mapala se-Karesidenan Pati. Atas penghargaan yang baru saja diraihnya, pihaknya berharap akan jadi motivasi lebih dalam berkegiatan khususnya terkait lingkungan.“Semoga prestasi ini bukanlah sebuah akhir bagi saya. Tapi bentuk tanggung jawab sebagai manusia yang selalu memanfaatkan lingkungan tetapi juga harus mau merawatnya,” paparnya.

Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler