Top, Hanya dengan Jualan Sayur, Pedagang Jepang Kudus Ini Bisa Naik Haji
Faisol Hadi
Jumat, 26 Agustus 2016 16:02:07
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dia adalah Warsini (69), warga Desa Jepang Pakis, RT 2 RW 1 Jati, Kudus. Dia berangkat haji tahun ini. Rencananya, Warsini akan berangkat ke tanah suci pada 2 September 2016. Sebab dia bergabung di kloter 67. "Tahun ini akhirnya berangkat, setelah sebelumnya menunggu beberapa tahun agar bisa berangkat ke tanah suci," katanya kepada MuriaNewsCom.
Dia menceritakan prosesnya sampai bisa naik haji. Dia mulai mendaftar haji sejak 2010 lalu. Setelah menunggu selama tujuh tahun, panggilan haji akhirnya diterimanya. Sejumlah tetanngga juga sempat tak percaya jika dia akan naik haji. Seiring berjalannnya waktu, kini tetangga akhirnya tahu.
Dia berjualan sayuran keliling sejak tahun 1973. Pekerjaan itu dilakoninya sampai sekarang.Berbagai pengalaman berjualan sayur telah dialaminya. Serta berbagai tempat juga sudah dijajaki untuk dirinya berjualan sayuran.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



