Pegunungan Kendeng masih Gundul Meski Tiap Tahun Dihijaukan
Faisol Hadi
Kamis, 8 September 2016 11:05:25
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Rido Haryanto, Aster Perhutani DKPH Purwodadi Penganten, mengatakan pihaknya menanam ribuan pohon di area pegunungan, setiap tahunnnya. Selang beberapa lama, Perhutani mengecek pertumbuhan pohon. Hasilnya, Perhutani malah menemukan sebagian besar pohon itu mati.
"Paling beberapa saja yang masih hidup. Sedangkan yang mati itu lebih banyak, karena ada yang menyemprotkan obat agar tanaman mati," katanya kepada MuriaNewsCom, Kamis (8/9/2016).
Perhutani menyatakan kondisi tersebut sudah berlangsung beberapa kali. Bahkan, mereka selalu menemukan pepohonan yang mati karena obat, setiap kali memantau. Perhutani juga menemukan banyak aksi pencurian kayu. Tidak heran jika pegunungan tersebut kini memprihatinkan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



