Warga Berebut Elpiji 3 Kg saat Operasi Pasar di Kecamatan Kota Kudus
Faisol Hadi
Kamis, 8 September 2016 11:31:43
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Solikah (40), warga Desa Singocandi, Kota mengatakan, warga sulit memperoleh elpiji 3 kg. Mereka juga kerap menemukan elpiji tapi harganya melambung, yaitu Rp 21 ribu per tabung. Dia menganggap jika Operasi Pasar amat membantu warga. "Biasanya itu tiap Selasa ada, tapi sudah dua pekan ini sulitnya bukan main. Dan kebetulan gas juga sudah mulai habis, jadi bisa langsung isi," katanya.
Warga rela berdesakan untuk mendapatkan elpiji 3 kg. Mereka khawatir tak kebagian elpiji. Mengingat stok yang disediakan hanya 560 tabung. Ditambah lagi, harganya pun di bawah pasaran yakni Rp 15.500 per tabung. Sejumlah polisi berjaga-jaga untuk menghindari aksi berlebihan warga di lokasi. Beberapa petugas Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar juga ikut mengamankan jalannya operasi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



