Pengobatan Gratis Pakai KTP di Kudus Tambah Anggaran Rp 7 Miliar
Faisol Hadi
Kamis, 22 September 2016 13:30:06
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dokter Maryata mengatakan, pengobatan dengan hanya bawa KTP sangat membantu masyarakat. Untuk itulah anggaran ditambah guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Anggaran ditambah sekitar Rp 7 miliar untuk Perubahan ini. Sebelumnya, anggarannya yang disediakan juga sekitar Rp 7 miliar. Adanya tambahan Rp 7 miliar, jadi totalnya Rp 14 miliar," katanya kepada MuriaNewsCom, Kamis (22/9/2016).
Penambahan biaya yang banyak itu, juga mempertimbangkan hal lain. Seperti dengan adanya tunggakan pembayaran di RSUD dr Loekmono Hadi. Berdasarkan data yang diterima DKK, pembayaran pasien kelas III dengan Progam KTP belum terbayarkan semenjak April 2016, mencapai Rp 2 miliar.
Dengan demikian, anggaran yang dibutuhkan cukup banyak dengan melihat banyaknya yang berobat. Dan anggaran yang disediakan akan cukup digunakan hingga akhir tahun ini. Sementara untuk kebutuhan tahun depan, masih dalam proses persiapan. Yang pasti, progam andalan tersebut masih akan dilanjutkan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan warga Kudus.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



