Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Berdasarkan pantauan, petugas pengukuran tanah berjajar di sepanjang tanah Desa Mijen. Kecamatan Kaliwungu. Mereka mengerjakan tugasnya sesuai dengan waktu yang diberikan.


Iswanto, salah satunya. petugas lapangan BPN itu terlihat sibuk melakukan pengukuran lahan. Hal itu dilakukannya sejak pekan lalu. Hanya, proses ukurnya tidak langsung menggunakan alat, melainkan dimulai dengan survei lokasi.


"Kami mengusahakan agar selesai tepat waktu. Sesuai perjanjian, maksimal 15 Oktober 2016, desain sudah jadi. Berikutnya baru dilakukan pembuatan sertifikat," kata Iswanto kepada MuriaNewsCom, Senin.


Menurutnya, pengukuran dilakukan tidak hanya di Mijen. Melainkan tempat lain seperti Klumpit. Dengan petugas yang diterjunkan, berbeda-beda. Pantauan lainnya, adalah pengaspalan di lokasi jalan Mijen terhenti hingga sungai sat dan sungai kemudi. Karena pengerjaan bangunan terhenti di situ.

Sementara pada ruas jalan di Klumpit, Gebog, belum terlihat adanya aktivitas pengaspalan jalan. Permukaan tanah masih berupa bebatuan yang padat.

Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler