Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Salah satu tujuannya adalah mengenalkan kopi Muria Colo, sebagai salah satu kopi yang patut untuk dinikmati. Di mana selama ini, kekhasan kopi di wilayah itu, belum begitu banyak dirasakan masyarakat luas.

Pakar kopi asal Kudus Donni Dolle mengatakan, kopi Muria memiliki cita rasa khas yang berbeda dari daerah lain. Aroma kopi Muria itu wangi, dengan rasa rempah-rempah serta akar-akaran.

”Sekarang ini, sudah banyak yang mengolahnya menjadi kopi bercita rasa khas. Setelah selama ini hanya diolah secara tradisional. Karena itu, kita ingin memperkenalkan lebih dekat kopi Muria ini kepada para pecinta kopi,” terangnya, di sela-sela acara ngopi bareng.

Hal ini dilakukan, untuk membangkitkan antusiasme masyarakat, agar mau mengonsumsi kopi Muria. Apalagi, diselenggarakan di tengah-tengah jalan pada ajang CFD, akan membuat banyak orang semakin penasaran dan datang untuk mencicipi.

”Kopi Muria itu bisa disajikan dengan berbagai teknik modern. Ada dengan teknik gentong, V60, siphon, turkies, dan lain sebagainya. Sehingga kopi Muria akan bisa tampil dengan sesuatu yang berbeda,” tuturnya.Selama ini, pihaknya memang bekerjasama dengan petani setempat, untuk mengembangkan kopi Muria. Contohnya adalah Kopi Muria Wilhemina, yang menjadi salah satu merek kopi khas Colo, yang memiliki ciri khas berbeda.Kopi ini, juga diperkenalkan pada even tersebut. Banyak yang tertarik untuk membeli kopi itu. Misalnya saja Budi, yang merupakan pecinta kopi. ”Saya membeli kopi ini, karena ingin lebih mengeksplorasi kopi Muria ini. Selama ini kan, masih cenderung menikmati kopi-kopi asal Aceh, Lampung, atau daerah-daerah lain di Indonesia. Kali ini, saya ingin mengenal kopi Muria dengan lebih maksimal,” terangnya.Ajang ngopi bareng ini, memang terbukti sukses. Pasalnya, kopi yang disediakan panitia, sampai habis dinikmati mereka yang datang. Mereka juga menikmati hiburan yang ada, seperti perform dari band Rusted Strings, maupun lukisan kopi karya seniman Kudus, Mamik.Editor: Merie

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler