Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sebab dugaan beroperasi tak terbukti. Padahal laporan yang diterima, ada tempat karaoke yang membandel beroperasi.
"Operasinya tak maksimal, karena informasi kerap bocor. Banyak ditemukan adanya karaoke yang tutup. Kami menduga kalau operasi yang dilakukan itu bocor, " kata Halil di hadapan anggota GP Ansor dan Banser saat audiensi, Kamis (6/10/2016).
Dugaan informasi itu bocor menguat. Sebab, setiap kali kegiatan dilakukan maka hasilnya nihil. Yaitu tempat karaokenya tutup. Kendati demikian, Satpol PP tetap akan bergerak melakukan penertiban. "Beri kami waktu, kami akan menutup semua keberadaan kafe dan karaoke yang terdapat di Kudus. Kami pasti akan melakukannya," ujarnya.
Menurutnya, petugas Satpol PP sangat berkomitmen dengan tugas mereka. Hanya kendala yang dialami adalah terbatasnya jumlah personel. hal itulah yang menghambat kinerja. Saat ini, jumkah Anggota satpol PP sejumlah 70 orang. Idealnya, kata dia, jumlahnya mencapai 200 lebih. Dengan keterbatasan itu, pihaknya tetap akan menggencarkan razia.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



