Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Satu dari petugas masak bubur Asyura di kawasan Menara Kudus adalah Mufalihah. Dia menjelaskan bubur tersebut menandai dilaksanakannya Buka Luwur Makam Kanjeng Sunan Kudus, pada 10 Muharam yang jatuh Selasa (11/10/2016).

"Sekarang dalam proses pemasakan,dan nantinya akan  dibagikan kepada warga sekitar masjid Menara Kudus. Khususnya adalah warga Desa Kauman, Kecamatan Kota yang memang sangat dekat dengan masjid menara," katanya kepada MuriaNewsCom, Seni (10/10/2016).

Selain Kauman, desa lain yang juga mendapa bagian bubur Asyura adalah Desa Damaran, Desa Kerjasan, Desa Langgar Dalem beserta desa sebelah lainnya.
Dia menjelaskan, untuk memasak ribuan porsi, dimulai sekitar pukul 05.15 WIB hingga selesai. Proses pembuatan bubur dilaksanakan dua kali. Pertama pembuatan bubur dan bumbu, kemudian proses kemasan dan taburan di atas bubur."Ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksankan setiap tahun. Jadi menjelang Buka Luwur dilaksanakan kegiatan semacam ini sebagai rentetan," jelasnya.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler