Bupati Ancam Pecat Kepala Disdikpora dan Kabid Jika Ditemui Pungli
Faisol Hadi
Senin, 17 Oktober 2016 18:00:54
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Hal itu disampaikannya saat mengunjungi MI Muhammadiyah Kota dan PAUD Bhayangkari, Rendeng, Kota. Di sana, bupati menyampaikan ancaman tersebut jika memang ditemukan adanya pungutan tersebut. "Ini didengarkan, saya sendiri yang akan mencopotnya jika mendapati adanya pungutan liar di sekolah atau dunia pendidikan," katanya kepada MuriaNewsCom.
Kedatangan bupati, lantaran mendapat kicauan dalam Twitter soal pungutan di Kecamatan Kota. Untuk itulah Bupati langsung mendatangi serta mengklarifikasi adanya kabar dan keluhan yang meresahkan itu.
Dari hasil yang dilakukan, tidak ditemukan adanya kebenaran pungutan. Melainkan, hal itu adalah potongan gaji yang diberikan oleh guru, guna iuran untuk Forum Komunikasi Guru SD Swasta."Iurannya adalah sejumlah Rp 75 ribu, hal itu dilakukan untuk organisasi dan tiap bulan Kegiatan Forum selalu dilaksanakan," ungkapnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



