Santri Cilik Jekulo Ini Siap Teruskan Perjuangan Pahlawan
Faisol Hadi
Minggu, 23 Oktober 2016 20:20:55
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Para santri cilik ini tidak ketinggalan ikut merayakan Hari Santri. Antusiasme siswa dalam memperingati hHari Santri juga terlihat. Mereka ikut memakai pakaian sarung dan berkopyah, selayaknya para santri di pondok pesantren.
Santri-santri kecil penerus perjuangan agama dan bangsa ini, juga turut melantukan shalawat nariyah. ”Satu harapan para santri kecil ini adalah damainya negeri Indonesia tercinta, aman, makmur, dan berkeadilan,” kata Eni Misdiyani, penyelenggara PAUD Al-Azhar Jekulo.
Kegiatan peringatan di PAUD Al-Azhar ini, dikelompokkan menjadi beberapa kegiatan berdasarkan usia. Untuk anak usia TK, setelah membaca shalawat nariyah, dilanjutkan dengan jalan santai keliling kampung. Kegiatan ini menunjukkan kepada masyarakat, agar tidak lupa dengan peringatan Hari Santri yang baru tahun ditetapkan.
Sedangkan untuk anak playgroup, kegiatan nya adalah tutorial memakai sarung untuk santri-santri kecil yang baru belajar berpakaian. Sarung dan kopyah adalah identitas dari para santri. Yakni identitas yang menampakkan jati diri sederhana, religius, dan memiliki karakter ahlak mulia.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



