Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu disampaikan Kapolres Kudus AKBP Andy Rifa'i. Menurutnya, peningkatan kemampuan harus dimiliki tiap anggota untuk berjaga-jaga dan mengamankan dirinya dari serangan musuh. Terlebih serangan yang sifatnya mendadak.

"Kami galakan lagi latihan bela diri praktis. Minimal gerakan gerakan yang mampu melumpuhkan lawan dalam waktu singkat, sehingga jika ada perlawanan kepada anggota bisa diantisipasi," katanya kepada MuriaNewsCom, Senin (24/10/2016).

Menurutnya, dengan kemampuan yang meningkat, maka risiko cedera fatal juga dapat terhindari. Apalagi belakangan terdapat berita penyerangan yang dilakukan kepada seorang petugas kepolisian. Hal itu perlu diwaspadai juga.

Tidak menutup kemungkinan itu juga akan terjadi di Kudus. Karenanya, kemampuan polisi hendaknya ditingkatkan. Selain itu, dalam menjalankan tugas, polisi biasa tidak sendirian. Seperti patroli misalnya, minimal dilakukan oleh dua orang petugas. Dengan demikian, mereka bisa saling melindungi.Tak berhenti disitu, peran intelegensi polres juga ditingkatkan. Yaitu dengan cara mendata dan mengetahui perkembangan kelompok yang mengancam. "Kita kurangi hal yang dapat merugikan berbagai pihak, khususnya masyarakat dan juga anggota," pungkasnya.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler