Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Dishubkominfo Kudus Didik Sugiharto mengatakan, berdasarkan pantauan yang dilakukan, tidak ada yang namanya kemacetan. Hanya soal kendaraan tersendat memang ada, itupun dianggap pada jam-jam tertentu saja. "Kalau jam pulang sekolah pasti ramai. Namun pengguna jalan masih bisa lancar mengemudi meski pelan," katanya kepada MuriaNewsCom, Rabu (26/10/2016).

Menurutnya, yang perlu dievaluasi adalah adanya water barier atau pembatas jalan. Keberadaan pembatas tersebut terlalu menonjol, dan dapat menganggu pengguna jalan. Untuk itulah tahun ini akan dibuatkan marka jalan sehingga pembatas bisa diambil.

Hal lain yang menjadi persoalan adalah parkir, pihaknya masih belum final membahas tentang parkir di ruas tersebut. Jika dibuat satu jalur, sisi positif adalah jalan menjadi lebih longgar, namun negatifnya antrean parkir dapat semakin bertambah.Lokasi keramaian juga banyak dan membutuhkan penataan parkir. Seperti misalnya di Polres Kudus, yang tiap harinya banyak masyarakat yang datang kesana. "Kami juga akan tata ulang traffic di sana, agar antrean kendaraan tidak terlalu panjang. Traffic tersebut meliputi perempatan Pegadaian dan juga Pentol," jelasnya.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler