Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Namun, ada beberapa kejadian yang menyertai pelaksanaan even yang dibarengkan dengan pameran UMKM milik Dinas Perindustrian Koperasi dan UMKM Kudus itu. Salah satunya adalah banyaknya anak-anak yang terpisah dari orang tua atau saudara mereka saat acara berlangsung.

Petugas, baik dari kepolisian, anggota TNI, Satpol PP, dan petugas Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kudus yang berjaga sepanjang acara, menemukan anak-anak yang terpisah dari orang tuanya.

Anak-anak yang terpisah karena saking banyaknya pengunjung yang datang. Saat berdesak-desakan itulah, mereka kemudian terlepas dari gandengan orang tua, atau saudara yang datang bersama-sama ke lokasi acara.

Beberapa di antara anak-anak itu, sempat menangis mencari keluarganya. Mereka kebingungan karena tidak tahu harus mencari kemana di tengah ribuan orang yang ada. Petugas akhirnya mencoba menenangkan mereka. Serta mengumpulkan anak-anak itu menjadi satu.

Petugas lantas mencoba mencarikan keluarga mereka dengan memberikan pengumuman, di sela-sela break shooting acara. Namun, ada juga yang ternyata ditinggalkan saudaranya yang rupanya memilih naik ke truk pemadam kebakaran, demi bisa menyaksikan acara Inbox.

”Tadi memang ada anak yang menangis mencari kakaknya. Setelah kita carikan, ternyata kakaknya itu naik ke atas truk pemadam kebakaran. Langsung kita panggil untuk mengurus adiknya itu. Kata kakaknya, dia naik ke atas truk untuk bisa melihat artis Inbox karena sudah tidak bisa ke depan panggung,” tutur salah satu petugas Satpol PP Kudus.

[caption id="attachment_99287" align="alignleft" width="565"]kudus-inbox-3-e Ibu-ibu yang terpaksa menonton Inbox lewat layar televisi di pos jaga Satpol PP di kompleks kantor bupati Kudus, karena sudah tidak masuk ke lokasi arena, di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Minggu (30/10/2016). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)[/caption]Anak-anak yang terpisah itu, kemudian bisa ditemukan lagi dengan keluarganya. Salah satunya juga diantarkan balik ke rumahnya, sebagaimana yang dilakukan Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishubkominfo Kudus Putut Sri Kuncoro.”Tadi memang ada anak yang lepas dari orang tua. Kita tanya rumahnya mana, rupanya di daerah Demaan. Karena dia masih ingat rumahnya, maka kita antarkan balik saja,” terangnya.Suasana selama pelaksanaan acara memang sangat ramai. Warga berebut bisa sampai ke depan panggung, namun sudah sangat penuh sejak pagi. Sehingga mereka harus puas hanya duduk-duduk saja di sekitaran kantor bupati.Termasuk ada juga sekelompok ibu-ibu yang terpaksa harus puas menonton di layar televisi yang ada di ruang jaga Satpol PP Kudus. Mereka mengaku ingin melihat langsung para artis, namun sudah tidak bisa.”Tadi sudah mencoba masuk ke sekitar panggung. Tapi sudah tidak bisa. Penuh banget. Makanya, kita ke ruang jaga Satpol PP ini, melihat di televisi saja. Lebih jelas malah. Meski tidak bisa melihat artisnya langsung, sih,” kata Anita, warga Kecamatan Kota, yang datang bersama keluarganya.Editor: Merie

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler