Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu disampaikan Kepala Dinas Cipta Karya  dan Tata Ruang Kudus Sumiyatun. Menurutnya, pupuk yang digunakan untuk penghijauan lapangan Simpang Tujuh sudah tersedia.

"Stoknya pupuk ada banyak, tinggal memupuknya saja dan rumput akan tumbuh kembali dengan lebat," katanya kepada MuriaNewsCom, Senin (31/10/2016).

Menurutnya, rumput yang rusak karena terinjak massa, dianggap tak ada masalah. Hal itu lantaran kegiatan yang berlangsung diperuntukkan dan dinikmati oleh masyarakat Kudus juga. Selain itu, kegiatan semacam itu terbilang jarang. Sehingga apa yang terjadi, pemkab memakluminya.

Selain pupuk, petugas juga menyirami lapangan untuk memudahkan pasokan air. Dengan demikian maka rumput yang tadinya rusak, dapat cepat bersemi dan rimbun.
"Apalagi kini musim hujan. Rumput yang tumbuh juga makin cepat. Jadi tidak masalah jika sekarang rumputnya rusak, karena akan tumbuh lagi," ujarnya.Dia menambahkan pascakonser kemarin, petugas langsung mengeceknya ke lokasi. Dan dari hasilnya, yang mengalami kerusakan hanyalah rumputnya, sedangkan untuk taman yang berada di sebelah selatan Simpang Tujuh, tidak rusak.Konser yang berlangsung selama dua hari itu, Sabtu (29/10/2016) dan Minggu (30/10/2016) menyedot perhatian masyarakat. Mereka memadati lapangan Simpang Tujuh.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler