Rumput Lapangan Simpang Tujuh Kudus Rusak Akibat Inbox, Ini Trik Pemkab
Faisol Hadi
Senin, 31 Oktober 2016 16:26:12
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kudus Sumiyatun. Menurutnya, pupuk yang digunakan untuk penghijauan lapangan Simpang Tujuh sudah tersedia.
"Stoknya pupuk ada banyak, tinggal memupuknya saja dan rumput akan tumbuh kembali dengan lebat," katanya kepada MuriaNewsCom, Senin (31/10/2016).
Menurutnya, rumput yang rusak karena terinjak massa, dianggap tak ada masalah. Hal itu lantaran kegiatan yang berlangsung diperuntukkan dan dinikmati oleh masyarakat Kudus juga. Selain itu, kegiatan semacam itu terbilang jarang. Sehingga apa yang terjadi, pemkab memakluminya.
Selain pupuk, petugas juga menyirami lapangan untuk memudahkan pasokan air. Dengan demikian maka rumput yang tadinya rusak, dapat cepat bersemi dan rimbun.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



