Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal itu seperti diungkapkan Solihin, warga Jepara. Dia mengaku kerap melintasi jalan raya di Kudus. Sepengetahuannya, arus lalu lintas di Kudus kerap padat. Karenanya, pengguna kendaraan harus bersabar dan ekstra hati-hati.

"Saya sering ke Kudus, dan sekarang, jalanan makin ramai. Apalagi saat berada di perempatan, antrean kendaraan sering panjang," katanya kepada MuriaNewsCom, Selasa (1/11/2016).

Beberapa ruas jalan yang kerap terjadi kemacetan, di antaranya adalah Jalan Sunan Kudus, Jalan Sunan Muria, serta jalan lain di titik perkotaan Kudus.

Menurutnya, keberadaan lampu merah yang lebih panjang ketimbang hijau sering membuat kendaraan antre. Selain lampu merah. Penataan parkir juga dianggap menganggu pengguna jalan. Banyak lokasi jalan yang digunakan parkir dua lajur, padahal jalan cukup sempit."Seperti di Jalan Sunan Kudus misalnya. Di sana sering terjadi macet karena banyak digunakan parkir kendaraan peziarah," ungkapnya.Dia berharap penataan dapat dioptimalkan kembali, sehingga arus lalu lintas bisa lancar. Khususnya untuk keberadaan parkir dan juga lampu lalu lintas.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler