Spanduk Adili Ahok Soal Kasus Dugaan Penistaan Agama Marak Beredar di Kudus
Faisol Hadi
Rabu, 2 November 2016 17:00:32
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MuriaNewsaCom, Kudus – Spanduk bernada adili Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, atas kasus penistaan agama, marak beredar di Kudus.
Ada berbagai macam tulisan di tiap-tiap spanduk. Dari pantauan MuriaNewsCom, spanduk itu terpasang di perempatan Jember. Di sisi jalan, ada spanduk terpasang di salah satu tiang.
Spanduk tersebut bertuliskan "Tegakkan Keadilan, Meskipun Langit Runtuh Adili Ahok". Spanduk itu cukup menyita perhatian pengguna jalan yang kebetulan melintas di lokasi itu.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Salah satu spanduk adili Ahok soal kasus dugaan penistaan agama terpasang di salah satu jalan di Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)[/caption]
MuriaNewsaCom, Kudus – Spanduk bernada adili Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, atas kasus penistaan agama, marak beredar di Kudus.
Ada berbagai macam tulisan di tiap-tiap spanduk. Dari pantauan MuriaNewsCom, spanduk itu terpasang di perempatan Jember. Di sisi jalan, ada spanduk terpasang di salah satu tiang.
Spanduk tersebut bertuliskan "Tegakkan Keadilan, Meskipun Langit Runtuh Adili Ahok". Spanduk itu cukup menyita perhatian pengguna jalan yang kebetulan melintas di lokasi itu.
Tak jauh dari lokasi itu, terdapat pula spanduk bernada serupa. Dengan tulisannya adalah "<enistakan Alquran, Menistakan Umat Islam".
Di beberapa sudut kota, juga ditemui spanduk atau banner yang menyinggung kasus yang sedang menerpa Ahok. "Kami Cinta Polri, Kami Ingin Keadilan Tegak, Hukum Ahok segera !!".
Di perempatan Sleko juga terpasang banner dalam jumlah banyak. Dengan tulisannya adalah "Preman Berhak Dapat Tiket Surga Jika Bela Agama Allah, Habib, Ulama, Kiai, Ustaz, Santri Berhak Dapat Tiket Neraka Jika Membela dan Menistakan agama.