Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Aksi berlangsung di bawah terik matahari. Dengan baju serba putih dan bersorban, massa menggelar orasi secara bergantian usai Salat Jumat. Acara unjuk rasa dimulai sekitar pukul 12.30 WIB.

Dalam aksi yang dilakukan, massa juga menggalang aksi tanda tangan dukungan untuk hakimi Ahok atas kasus tersebut. Massa mengutuk Ahok agar mendapatkan hukuman sebagaimana mestinya lantaran dianggap melecehkan.

Selain membagikan selebaran, massa juga membawa spanduk berbagai ukuran yang bertuliskan bernada tegakkan hukum untuk Ahok. Seperti halnya tangkap penghina Alquran, proses hukum penghina Ulama, tegakkan keadilan hukum Ahok, Ahok memecah belah Islam dan lain sebagainya.

Massa juga mengibarkan bendera merah putih dan juga bendera identitas mereka masing-masing. Pendemo datang berasal dari berbagai kalangan, seperti halnya sejumlah LSM, organisasi masyarakat, santri, HTI, dan juga organisasi masyarakat lainnya yang terdapat di Kudus.Dalam selebaran yang dibagikan, Forum Ummat Islam Kudus terdiri dari 18 kelompok. Di antaranya adalah Pemuda Bulan Bintang, Hidayatullah, FKAM, KAMMI, Al - Banyan, Gerakan Pemuda Ka'bah PII, Ponpes Qudsiyah, HTI dan lain sebagainya.Aksi dipimpin oleh Arwani, dengan secara bergantian menyuarakan dukungan untuk Adili Ahok. "Hukum dan adili Ahok. Marilah semuanya bergabung," ungkapnya saat orasi.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler