Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kapolres Kudus, AKBP Andy Rifai mengatakan, penyidikan kasus tersebut sudah mengalami kemajuan cukup berarti. "Bebebepa barang bukti ada di tempat kejadian perkara (TKP). Seperti halnya rambut, kuku, puntung rokok, dan lainnya. Semuanya sedang diserahkan untuk dites laboratorium," katanya kepada MuriaNewsCom

Polres menunggu hasil dari tes barang bukti untuk kemudian dilakukan proses lebih lanjut lagi. Namun setelah mendapat laporan dari Labfor, pihaknya masih membutuhkan tes pembanding, guna memastikan jejak dan barang bukti yang ditemukan itu merupakan milik terduga pelaku.

Untuk menambah data penguat, dimungkinkan beberapa saksi yang pernah dipanggil akan dipanggil kembali. Hal itu untuk menambah titik terang yang mengungkap misteri siapakah pelaku pembunuhan Kamisih.

"Kami juga melakukan berkoordinasi dengan pengadilan, untuk memanggil seseorang guna dilakukan tes pembanding," imbuhnya.
Dia berharap kasus ini dapat segera dituntaskan. Agar misteri pembunuhan dapat segera tuntas. Dan kembali diharapkan laporan dari masyarakat agar dapat memberikan informasi sekecil apapun terkait kondisi sekitar .Kamisih ditemukan tewas Sabtu (22/10/2016). Dia meninggal bersimbah darah di rumahnya. Jasad pertama kali ditemukan oleh anak bungsunya, Didik (21), yang selama ini tinggal di Kelurahan Purwosari, Kecamatan Kota, Kudus.Berdasarkan data yang dihimpun, selama ini Kamisih tinggal sendirian di rumah. Sementara, keempat anak korban tinggal di rumah masing-masing. Korban diketahui mempunyai suami siri, Kamidjan (63), seorang purnawirawan TNI-AD, yang hanya sesekali datang ke rumah korban.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler