Delapan ABK KLM Satria Tenggelam di Karimunjawa, Salah Satunya Warga Bondo Jepara
Faqih Mansur Hidayat
Kamis, 1 April 2021 21:56:28
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jepara - Sebanyak delapan anak buah Kapal KLM Satria berhasil diselamatkan warga Karimunjawa. Kapal mereka mengalami kebocoran yang mengakibatkan tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi.
Kepala Basarnas Jepara, Wisnu menerangkan, kapal yang melaju dari Pelabuhan Tanjung Emas tersebut bermuatan bahan-bahan kebutuhan rumah tangga. Tujuan mereka yaitu Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.
Namun, lantaran dihantam ombak dan angin kencang di dekat Pulau Parang, Kecamatan Karimunjawa, kapal mereka bocor dan tenggelam pada siang tadi sekitar pukul 11.30 WIB sampai 15.10 WIB.
Dari video amatir yang direkam oleh kapal penolong milik Jumasa, terlihat korban sudah mengapung di atas rakit. Beruntung mereka masih sempat menggunakan baju pelampung. Dengan menggunakan tali, penolong berhasil mengangkat mereka ke atas kapal meski kondisinya sudah tak berdaya.
Baca: Dihantam Gelombang Tinggi, Kapal KLM Satria Tenggelam di Perairan Karimunjawa
Wisnu menyebut, delapan korban tersebut yakni nahkoda Eko Sudiyarso (49) warga Kelurahan Gedawang RT 10 RW 05 Kecamatan Banyumanik Kota Semarang, Sanari (46) warga RT 06 RW 02 Panggung, Kecamatan Semarang Utara, Casim (40) warga RT 06 RW 11 Desa Prungguhan Kulon Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Para korban kapal tenggelam di perairan Karimunjawa saat mendapat pertolongan dari warga. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Jepara - Sebanyak delapan anak buah Kapal KLM Satria berhasil diselamatkan warga Karimunjawa. Kapal mereka mengalami kebocoran yang mengakibatkan tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi.
Kepala Basarnas Jepara, Wisnu menerangkan, kapal yang melaju dari Pelabuhan Tanjung Emas tersebut bermuatan bahan-bahan kebutuhan rumah tangga. Tujuan mereka yaitu Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.
Namun, lantaran dihantam ombak dan angin kencang di dekat Pulau Parang, Kecamatan Karimunjawa, kapal mereka bocor dan tenggelam pada siang tadi sekitar pukul 11.30 WIB sampai 15.10 WIB.
Dari video amatir yang direkam oleh kapal penolong milik Jumasa, terlihat korban sudah mengapung di atas rakit. Beruntung mereka masih sempat menggunakan baju pelampung. Dengan menggunakan tali, penolong berhasil mengangkat mereka ke atas kapal meski kondisinya sudah tak berdaya.
Baca: