Hilang Sejak Minggu, Nenek di Tahunan Jepara Dicari Tim SAR
Faqih Mansur Hidayat
Senin, 12 April 2021 10:17:35
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jepara - Tonah (75), seorang nenek yang tinggal di RT 04/RW 04 Desa Tahunan, Kecamatan Tahunan, Jepara hilang sejak Minggu (114/4/2021) kemarin. Para relawan dan warga sudah mencari ke berbagai tempatm Namun hasilnya masih nihil.
Dampar, Perangkat Desa Tahunan menjelaskan, Tonah diketahui sudah tak terlihat di rumahnya sejak Minggu sekitar pukul 04.00 WIB. Tonah sebelumnya tidak pamitan dengan keluarga sebelum menghilang.
Sebelum menghilang, kondisi kesehatan Tonah masih cukup bagus. Dampar menegaskan, Tonah belum pikun. Sebab, dia masih ingat nama-nama tetangganya dan sering bertegur sapa.
“Kalau pikun belum. Sama tetangga itu masih ingat. Masih menyapa juga. Kalau pikun pastinya tidak ingat,” jelas Dampar, Senin (12/4/2021).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Tim SAR gabungan melakukan pencarian nenek di Jepara yang hari hilang sejak Minggu (11/4/2021). (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Jepara - Tonah (75), seorang nenek yang tinggal di RT 04/RW 04 Desa Tahunan, Kecamatan Tahunan, Jepara hilang sejak Minggu (114/4/2021) kemarin. Para relawan dan warga sudah mencari ke berbagai tempatm Namun hasilnya masih nihil.
Dampar, Perangkat Desa Tahunan menjelaskan, Tonah diketahui sudah tak terlihat di rumahnya sejak Minggu sekitar pukul 04.00 WIB. Tonah sebelumnya tidak pamitan dengan keluarga sebelum menghilang.
Sebelum menghilang, kondisi kesehatan Tonah masih cukup bagus. Dampar menegaskan, Tonah belum pikun. Sebab, dia masih ingat nama-nama tetangganya dan sering bertegur sapa.
“Kalau pikun belum. Sama tetangga itu masih ingat. Masih menyapa juga. Kalau pikun pastinya tidak ingat,” jelas Dampar, Senin (12/4/2021).
Pagi ini, lanjut Dampar, tim SAR gabungan bersama warga kembali melakukan pencarian. Sejak kemarin, pencarian Tonah sudah dilakukan di sejumlah titik. Seperti sungai, sumur-sumur, musala, gubuk tengah sawah, dan rumah-rumah kosong.
“Kalau sungai sepertinya tidak mungkin. Karena sekarang sungai yang jaraknya 200 meter dari rumahnya, itu sudah tak ada airnya. Kalaupun ada air, kedalaman hanya semata kaki. Itu sungai musiman,” terang Dampar.
Dampar menyebut, biasanya Tonah hanya keluar tak jauh dari rumah. Itu pun hanya untuk mencari kayu bakar saja.
Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha