Lawan Keterbatasan, Penyandang Disabilitas di Jepara Dirikan UMKM Herbal
Faqih Mansur Hidayat
Senin, 19 April 2021 14:31:11
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jepara - Kondisi tubuh dengan keterbatasan tidak menyurutkan semangat hidup sejumlah penyandang disabilitas di Bumi Kartini Jepara. Dengan tekun, mereka sukses membuka usaha sendiri.
Adib Budiono, Ketua Sahabat Difabel Jepara menyatakan, ia bersama belasan penyandang difabel lainnya, sudah dua tahun mengembangkan usaha mandiri. Mereka sukses berkreasi dengan membuat minuman berbahan baku herbal.
Selain minuman herbal, Adib dan kawan-kawannya juga membuat pengharum ruangan, sampo, deterjen, sabun cair, dan handsanitaizer.
“Produk-produk yang kami buat ini berbahan baku tanaman-tanaman herbal. Saya libatkan teman-teman sesama penyandang dissabilitas,” kata laki-laki yang beralamat di Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan Jepara ini.
Setiap harinya, lanjut Adib, untuk memproduksi minuman herbal sebanyak 800 botol, dia membutuhkan minimal delapan orang. Namun, biasanya dia tetap memproduksi sesuai pesanan yang masuk.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Salah satu penyandang dissabilitas di Jepara sedang mengolah produk herbal. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)[/caption]
MURIANEWS, Jepara - Kondisi tubuh dengan keterbatasan tidak menyurutkan semangat hidup sejumlah penyandang disabilitas di Bumi Kartini Jepara. Dengan tekun, mereka sukses membuka usaha sendiri.
Adib Budiono, Ketua Sahabat Difabel Jepara menyatakan, ia bersama belasan penyandang difabel lainnya, sudah dua tahun mengembangkan usaha mandiri. Mereka sukses berkreasi dengan membuat minuman berbahan baku herbal.
Selain minuman herbal, Adib dan kawan-kawannya juga membuat pengharum ruangan, sampo, deterjen, sabun cair, dan handsanitaizer.
“Produk-produk yang kami buat ini berbahan baku tanaman-tanaman herbal. Saya libatkan teman-teman sesama penyandang dissabilitas,” kata laki-laki yang beralamat di Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan Jepara ini.
Setiap harinya, lanjut Adib, untuk memproduksi minuman herbal sebanyak 800 botol, dia membutuhkan minimal delapan orang. Namun, biasanya dia tetap memproduksi sesuai pesanan yang masuk.
Tidak hanya di dalam Kabupaten Jepara, konsumen produk-produknya juga banyak dari luar kota.
Dari sekian produk hasil kreasinya, bagi Adib, sirup herbal menjadi paling laris di pasaran. Sirup ini dibuat dari beragam rempah-rempah. Seperti jahe, kencur, dan rempah-rempah lokal lainnya.
“Kami memang sengaja gunakan bahan baku herbal. Pastinya aman dan menyehatkan. Dan pelanggannya juga sudah banyak yang dari luar kota juga,” imbuh Adib.
Satu hal yang menjadi prinsip Adib dalam memproduksi aneka olahan herbal ini adalah tidak menggunakan bahan pengawet. Namun begitu, produk-produknya dipastikan bisa bertahan sampai dua bulan lebih.
Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha