Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara - Pelabuhan Kartini Jepara dipastikan tetap buka jelang arus mudik dan Lebaran. Sehingga, penyeberangan menuju Pulau Karimunjawa tetap lancar.

Tetap dibukanya Pelabuhan Kartini itu dipastikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jepara Trisno Santoso. Ia menyatakan penyeberangan ke Pulau Karimunjawa tetap dijalankan seperti biasanya.

Trisno mengungkapkan, berdasarkan surat dari Kementerian Perhubungan terkait larangan mudik Lebaran, nantinya dititikberatkan pada angkutan darat. Sedangkan, untuk angkutan laut, akan difokuskan pada penyeberangan antarprovinsi.

"Penyeberangan ke Karimunjawa tetap dibuka seperti biasanya. Pelabuhan Kartini tidak ditutup," kata Trisno, Senin (26/4/2021).

Pihaknya mengatakan, ada hal yang sangat mendesak untuk tidak menutup pelabuhan dan penyeberangan ke Pulau Karimunjawa. Yaitu supaya pasokan kebutuhan pangan rakyat Karimunjawa tetap aman.

Pasalnya, kebutuhan pangan biasanya dipasok dari daratan Jepara melalui Pelabuhan Kartini.

"Apalagi ada momen Lebaran. Tentu kebutuhan pangan masyarakat Karimunjawa bisa bertambah dua kali lipat atau lebih. Jadi tidak mungkin kalau penyeberangan ditutup," jelas Trisno.Pihaknya menambahkan, nantinya akan ada posko Lebaran dan kesehatan di Pelabuhan Kartini.Sementara itu, Nor Soleh, Camat Karimunjawa, memperkirakan jumlah pemudik yang masuk ke Karimunjawa hanya sedikit. Sebab, seperti diketahui, tahun ini ada pembatasan bahkan larangan mudik.“Misalnya di keluarga saya sendiri, saudara-saudara yang di luar sudah komunikasi Lebaran nanti tidak pulang. Ya, karena ada larangan itu. Sama seperti Lebaran tahun lalu juga tidak banyak yang mudik. Saya perkirakan pemudik didominasi pelajar dan santri,” ujar Nor Sholeh. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler