Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara memutuskan untuk menutup seluruh objek wisata yang ada di Bumi Kartini. Keputusan itu terpaksa diambil untuk menekan penyebaran kasus Covid-19.

Saat momen liburan Lebaran Idulfitri, seluruh objek wisata di Jepara selalu dipadati pengunjung. Tidak hanya dari dalam kota, pengunjung juga datang dari berbagai daerah lain. Wisata pantai biasanya menjadi objek yang paling banyak diserbu pengunjung.

Bahkan, momen Lebaran menjadi momen bagi pemerintah daerah untuk mendapatkan pemasukan. Namun, lantaran pandemi, sudah dua tahun ini pemerintah tak bisa memanfaatkan momen tersebut untuk mendapatkan pendapatan.

“Semua tempat wisata baik yang dikelola pemda maupun pemerintah desa, kami tutup selama libur lebaran nanti,” tegas Bupati Dian Kristiandi, Jumat (7/5/2021).

Keputusan menutup tempat wisata tersebut memang bertolakbelakang dengan pemerintah pusat, yang mengizinkan dibukanya tempat wisata. Namun, dibuka atau tidaknya tempat wisata, itu dikembalikan kepada masing-masing pemda.

Tidak hanya menutup objek wisata, lanjut Andi, pemerintah juga menutup akses dalam pelaksanaan tradisi Pesta Lomban.Tradisi ini merupakan budaya nelayan Jepara dengan melarungkan kepala kerbau dan sesaji ke laut lepas, yang biasanya dilaksanakan tujuh hari setelah Idulfitri. Selama ini, Pesta Lomban selalu dipadati masyarakat.“Terkait prosesi sedekah laut atau Pesta Lomban, akan dilaksanakan seperti tahun lalu. Tetap terbatas. Karena kondisinya masih pandemi,” pungkasnya. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler