Islam Aboge di Jepara Baru Rayakan Lebaran Idulfitri Hari Ini
Faqih Mansur Hidayat
Jumat, 14 Mei 2021 08:40:40
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jepara - Penganut Aliran Islam Alif Rebo Wage (Aboge) di Desa Sukodono, Kecamatan Tahunan, Jepara baru merayakan Lebaran Idulfitri, Jumat (14/5/2021) hari ini.
Aroma kemenyan dan dupa mulai semerbak sesaat setelah pemimpin Aboge membakarnya di depan para jemaah. Pagi ini, pukul 05.30 WIB, puluhan orang selamatan di pendapa Balai Desa Sukodono.
Selamatan itu adalah pertanda penganut Islam Aboge mengakhiri puasa 30 hari penuh selama bulan Ramadan. Malam tadi, mereka melaksanakan takbiran di tempat yang sama.
Tak jauh berbeda dengan selamatan pada umumnya, sebelum menikmati makanan, jemaah melantunkan kalimat-kalimat tahlil.
Basyir, sesepuh Aboge di Sukodono, mengungkapkan bahwa jatuhnya 1 Syawal tahun ini sudah diketahui sejak beberapa tahun silam. Untuk itu, pegikut Aboge tetap meyakini bahwa hari ini adalah Idulfitri.
"Kalau saya, ramainya Idulfitri ya, hari ini. Dibanding kemarin," kata Basyir, usai selamatan Idulfitri di Balai Desa Sukodono.
Meski begitu, jelas Basyir, dirinya dan penganut Aboge lainnya tetap ikut merayakan Idulfitri kemarin, sesuai dengan keputusan pemerintah penanggalan Hijriah.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Penganut Islam Aboge di Desa Sukodono Jepara merayakan Idul Fitri. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)[/caption]
MURIANEWS, Jepara - Penganut Aliran Islam Alif Rebo Wage (Aboge) di Desa Sukodono, Kecamatan Tahunan, Jepara baru merayakan Lebaran Idulfitri, Jumat (14/5/2021) hari ini.
Aroma kemenyan dan dupa mulai semerbak sesaat setelah pemimpin Aboge membakarnya di depan para jemaah. Pagi ini, pukul 05.30 WIB, puluhan orang selamatan di pendapa Balai Desa Sukodono.
Selamatan itu adalah pertanda penganut Islam Aboge mengakhiri puasa 30 hari penuh selama bulan Ramadan. Malam tadi, mereka melaksanakan takbiran di tempat yang sama.
Tak jauh berbeda dengan selamatan pada umumnya, sebelum menikmati makanan, jemaah melantunkan kalimat-kalimat tahlil.
Basyir, sesepuh Aboge di Sukodono, mengungkapkan bahwa jatuhnya 1 Syawal tahun ini sudah diketahui sejak beberapa tahun silam. Untuk itu, pegikut Aboge tetap meyakini bahwa hari ini adalah Idulfitri.
"Kalau saya, ramainya Idulfitri ya, hari ini. Dibanding kemarin," kata Basyir, usai selamatan Idulfitri di Balai Desa Sukodono.
Meski begitu, jelas Basyir, dirinya dan penganut Aboge lainnya tetap ikut merayakan Idulfitri kemarin, sesuai dengan keputusan pemerintah penanggalan Hijriah.
Basyir menambahkan, realitas tersebut merupakan akulturasi kepercayaan dan kebudayaan Islam Jawa. Yakni tetap mempertahankan hitungan penanggalan ala Aboge.
Namun tetap menjalankan ibadah keagamaan berdasarkan ketetapan Islam yang dianut masyarakat pada umumnya.
Selamatan hari ini, bagi Basyir dan penganut Aboge lainnya, adalah upaya untuk tetap menjalankan tradisi kepercayaan leluhur. Sebab, kemarin pihaknya sudah melaksanakan Salat Idulfitri berjemaah dengan umat Islam lainnya.
"Ini (selamatan, red) hanya untuk menetapi syarat saja. Kalau salat Id nya tetap mengikuti kalender Hijriah hari kemarin," terang dia.
Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha