24 Desa Wisata di Jepara Digenjot untuk Tarik Wisatawan
Faqih Mansur Hidayat
Sabtu, 15 Mei 2021 14:34:42
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jepara - Alam Bumi Kartini menyimpan banyak keindahan yang tak kalah dengan daerah-daerah lain. Wisata yang dimiliki desa-desa juga menjadi daya tarik tersendiri bagi siapapun.
Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah desa muncul dengan beragam potensi wisata. Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mencatat ada 24 desa yang telah ditetapkan sebagai desa wisata.
Bupati Jepara Dian Kristiandi menyatakan, pemerintah terus mendongkrak kemajuan desa wisata tersebut. Pihaknya juga siap mengkoneksikan potensi-potensi yang dimiliki desa wisata dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
“Potensi wisata yang dimiliki Jepara sangat luar biasa, mulai dari keunggulan panorama laut hingga pegunungan. Semuanya komplit di Jepara. Terlebih kita punya Kepulauan Karimunjawa,” kata Andi, baru-baru ini.
Untuk peningkatan kapasitas desa wisata, lanjut Andi, pihaknya telah melakukan berbagai upaya diantaranya memberikan pelatihan pengelolaan desa wisata, pengelolaan homestay, pelatihan pemandu wisata hingga pelatihan dan pembinaan kelompok sadar wisata.
“Selain itu, pembangunan infrastruktur penunjang juga kita berikan seperti penataan jalan lingkungan obyek wisata, gapura hingga sekretariat Pokdarwis,” kata Andi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Suasana Desa Wisata Tempur Jepara, yang menawarkan alam pegunungan bagi wisatawan. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)[/caption]
MURIANEWS, Jepara - Alam Bumi Kartini menyimpan banyak keindahan yang tak kalah dengan daerah-daerah lain. Wisata yang dimiliki desa-desa juga menjadi daya tarik tersendiri bagi siapapun.
Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah desa muncul dengan beragam potensi wisata. Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mencatat ada 24 desa yang telah ditetapkan sebagai desa wisata.
Bupati Jepara Dian Kristiandi menyatakan, pemerintah terus mendongkrak kemajuan desa wisata tersebut. Pihaknya juga siap mengkoneksikan potensi-potensi yang dimiliki desa wisata dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
“Potensi wisata yang dimiliki Jepara sangat luar biasa, mulai dari keunggulan panorama laut hingga pegunungan. Semuanya komplit di Jepara. Terlebih kita punya Kepulauan Karimunjawa,” kata Andi, baru-baru ini.
Untuk peningkatan kapasitas desa wisata, lanjut Andi, pihaknya telah melakukan berbagai upaya diantaranya memberikan pelatihan pengelolaan desa wisata, pengelolaan homestay, pelatihan pemandu wisata hingga pelatihan dan pembinaan kelompok sadar wisata.
“Selain itu, pembangunan infrastruktur penunjang juga kita berikan seperti penataan jalan lingkungan obyek wisata, gapura hingga sekretariat Pokdarwis,” kata Andi.
Andi menambahkan, untuk pengembangan desa wisata pemerintah daerah telah mengadakan lomba desa untuk memacu pembangunan. Terutama masalah inovasi dan keterlibatan swadaya masyarakat.
Sebanyak 24 desa wisata yang telah ditetapkan di antaranya Desa Bondo (Kecamatan Bangsri), Tanjung (Pakis Aji), dan Tempur (Keling) desa wisata berbasis alam. Kemudian Desa Mulyoharjo (Jepara), Troso (Pecangaan) dan Petekeyan (Tahunan) berbasis ekonomi kreatif. Juga Desa Kendengsidialit (Welahan), berbasis budaya.
“Selain pembangunan fisik. Kami juga mengusulkan ke gubernur Jateng untuk mendapatkan Bankeudes wisata dan telah mendapat alokasi untuk beberapa desa,” kata Bupati Andi.
Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha