Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jepara - Pelaksanaan ibadah haji selama dua tahun terakhir terkatung-katung. Hingga tahun ini pun, belum ada kejelasan pasti kapan dan jumlah jemaah haji yang akan diberangkatkan.
Seperti diketahui, beredar informasi tentang Kerajaan Arab Saudi yang berencana membuka pelaksanaan ibadah haji bagi berbagai negara. Namun, hingga kini belum ada keterangan pasti tentang hal itu.
Di Kabupaten Jepara, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) belum juga mendapatkan informasi tersebut. Tutik, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Jepara, mengaku sampai hari ini tidak memperoleh kabar kembali dibukanya ibadah haji.
“Belum ada (informasi pelaksanaan hajji, red). Kita masih menunggu sampai sekarang. Belum ada surat resmi,” kata Tutik, Jumat (21/5/2021).
Tutik menyebutkan, pada tahun 2020 lalu, mestinya ada sebanyak 1.284 jemaah haji yang diberangkatkan ke Tanah Suci. Namun, karena masih pandemi, mereka dipaksa menunda keberangkatan sampai sekarang.
Baca: Kabar Gembira! Arab Saudi Buka Kembali Jemaah Haji Luar Negeri
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi. Manasik haji. (Dok/MURIANEWS)[/caption]
MURIANEWS, Jepara - Pelaksanaan ibadah haji selama dua tahun terakhir terkatung-katung. Hingga tahun ini pun, belum ada kejelasan pasti kapan dan jumlah jemaah haji yang akan diberangkatkan.
Seperti diketahui, beredar informasi tentang Kerajaan Arab Saudi yang berencana membuka pelaksanaan ibadah haji bagi berbagai negara. Namun, hingga kini belum ada keterangan pasti tentang hal itu.
Di Kabupaten Jepara, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) belum juga mendapatkan informasi tersebut. Tutik, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Jepara, mengaku sampai hari ini tidak memperoleh kabar kembali dibukanya ibadah haji.
“Belum ada (informasi pelaksanaan hajji, red). Kita masih menunggu sampai sekarang. Belum ada surat resmi,” kata Tutik, Jumat (21/5/2021).
Tutik menyebutkan, pada tahun 2020 lalu, mestinya ada sebanyak 1.284 jemaah haji yang diberangkatkan ke Tanah Suci. Namun, karena masih pandemi, mereka dipaksa menunda keberangkatan sampai sekarang.
Baca: