Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara - Tak sedikit ruas jalan di Kabupaten Jepara yang rusak sedang hingga parah. Tahun ini, sekitar Rp 35 miliar digelontorkan untuk perbaikan jalan-jalan tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jepara Ary Bachtiar mengatakan, lelang proyek-proyek pengerjaan jalan sudah selesai. Saat ini, para kontraktor tengah menyiapkan keperluan untuk perbaikan.

Ary menyebut, saat ini proyek perbaikan jalan yang sudah pasti akan berjalan ada 15 paket pekerjaan.

Proyek tersebut dianggarkan dari dana APBD Kabupaten Jepara sebanyak lima paket dengan nominal Rp 3,4 miliar. Sedangkan, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 31,7 miliar untuk 10 paket proyek.

“Sementara anggaran yang bersumber dari Bantuan Provinsi (Banprov) Jateng belum ada konfirmasi turunnya anggaran kapan,” kata Ary, Rabu (2/62021).

[caption id="attachment_220868" align="alignleft" width="880"] Pengendara melintasi jalan di Jepara yang mengalami kerusakan. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)[/caption]

Pihaknya mengakui, memang benar banyak ruas jalan yang perlu diperbaiki. Namun, keterbatasan anggaran mengharuskan perbaikan mesti bergantian dengan titik-titik lain.Selain pekerjaan jalan, lanjut Ary, tahun ini terdapat 90 paket proyek. Dari proses lelang yang sudah dilakukan, lima paket di antaranya harus dilakukan tender ulang. Sebab, ada sejumlah permasalahan administratif yang mesti diperbaiki.Lima paket yang dilelang ulang yaitu, SPAM di Tedunan, Kecamatan Welahan dengan nilai proyek Rp 330.502.499,99, ruang guru SMPN 2 Bangsri senilai Rp 247.950.000.Kemudian proyek SPAM di Desa Tanjung Kecamatan Pakisaji senilai Rp Rp 738.000.000, ruang tata usaha di SMPN 4 Kembang senilai Rp 255.315.000, dan pengadaan ponton senilai Rp 3.660.000.000. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler