Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara - Bupati Jepara Dian Kristiandi menginstruksikan untuk kembali mengaktifkan Satgas Jogo Tonggo. Ini merupakan salah satu upaya untuk menekan kasus-kasus baru Covid-19.

Diketahui, angka penderita Covid-19 di Bumi Kartini kian meningkat. Situasi ini tak jauh berbeda dengan situasi tahun lalu pascalebaran Idul Fitri.

“Satgas Jogo tonggo harus kita optimalkan kembali dengan sering melakukan komunikasi. Lantaran saat ini sudah cukup jenuh, sehingga butuh kembali untuk didorong sebab pandemi hingga kini belum berakhir,” katanya.

Andi menjelaskan, Satgas Jogo Tonggo ini terdiri dari berbagai unsur di masyarakat, baik tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda hingga tenaga kesehatan. Untuk itu, pihaknya berinisiatif untuk mengoptimalkan peran satgas tersebut.

“Di dalam Satgas Jogo sudah diatur dengan jelas tugas dan fungsinya bahkan per bidang. Jika semuanya berjalan optimal, maka penyebaran dan penularan Covid-19 bisa ditekan,” kata Bupati.

Selain optimalisasi peran Satgas Jogo Tonggo, Andi juga meminta vaksinasi utamanya kepada lansia harus terus digenjot. Pasalnya, dirinya mendapati di sejumlah desa vaksinasi kepada lansia masih sangat rendah. “Vaksinasi juga perlu di dorong dan digenjot,” tegas Andi.Lembaga pemerintah, lanjut Andi, juga harus serius menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Institusi pemerintah menjadi contoh dan cerminan dalam penerapan prokes, sehingga komitmennya harus terus dijaga.Sementara itu, hingga Rabu (2/6/2021) ini hanya ada satu RT di Jepara yang berstatus zona merah. Sepuluh RT masuk zona oranye, 187 zona kuning, dan 4.481 RT masih berstatus zona hijau penyebaran Covid-19. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler