Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara - Jumlah orang yang terpapar virus Covid-19 di Bumi Kartini makin hari makin meningkat. Hal itu memaksa Satgas Covid-19 Kabupaten Jepara menambah kapasitas ruang atau tempat tidur isolasi pasien yang terpapar.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Jepara Muh Ali tidak menampik bahwa jumlah tempat tidur pasien Covid-19 di Jepara kian berkurang. Bahkan, semua rumah sakit yang ada terdapat pasien yang terpapar virus tersebut.

Berdasarkan data di situs resmi corona.jepara.go.id, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat di RSUD R.A Kartini ada 25 orang, empat orang di RSUD Rehatta, lima pasien di RSI Sultan Hadlirin, 13 orang di RS Graha Husada, satu orang di RS PKU Muhammadiyah Jepara, dan 15 pasien dirawat di RS PKU Muhammadiyah Mayong.

“Ada tambahan tempat tidur. Dari 134 menjadi 166 (tempat tidur-red),” kata Muh Ali, Kamis (3/6/2021).

Pihaknya menjelaskan, meskipun belum semuanya terpakai, tempat tidur isolasi tetap ditambah jumlahnya. Hal itu untuk mengantisipasi jika ada lonjakan jumlah pasien yang terpapar. “Belum (penuh, red). Ini untuk antisipasi,” sambung Muh Ali.Dari informasi yang dia himpun, Muh Ali menyebut ada dua pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari luar daerah yang dirawat di Kabupaten Jepara. Sedangkan, jumlah orang Jepara yang terkonfirmasi dan dirawat di luar daerah sampai sekarang ada 33 orang. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler