Satgas Pastikan Wilayah Jepara Tidak Zona Merah Covid-19
Faqih Mansur Hidayat
Senin, 7 Juni 2021 15:02:53
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jepara - Meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di Bumi Kartini memang menjadi kekhawatiran tersendiri. Namun, sampai hari ini, status penyebaran virus itu di Kabupaten Jepara dipastikan tidak masuk zona merah.
Muh Ali, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jepara, tidak menampik bahwa jumlah kasus di Jepara terus meningkat. Tetapi, berdasarkan analisanya, Jepara masih berada di zona oranye dengan risiko sedang.
Saat ini angka positif Covid-19 di Bumi Kartini sebanyak 1.168 kasus. Selama Pandemi Covid-19 hingga sekarang tercatat 9.009 kasus.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 7.323 pasien dinyatakan sembuh. Kemudian sebanyak 518 pasien meninggal dunia.
“Saat ini posisi kita, mungkin diberitakan salah satu mediakan, kita sudah masuk zona merah. Kalau berdasarkan hitungan kita sendiri, masih zona oranye dengan skor 1,83. Namun kalau skornya 1,80 kita sudah merah,” tegas Muh Ali, Senin (7/6/2021).
Pihaknya menilai, penentuan zona merah yang diberitakan salah satu media itu, berdasarkan update data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jateng. Yang memang setiap hari melakukan update data.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Petugas kesehatan di Jepara melakukan skrining pada pasien. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)[/caption]
MURIANEWS, Jepara - Meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di Bumi Kartini memang menjadi kekhawatiran tersendiri. Namun, sampai hari ini, status penyebaran virus itu di Kabupaten Jepara dipastikan tidak masuk zona merah.
Muh Ali, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jepara, tidak menampik bahwa jumlah kasus di Jepara terus meningkat. Tetapi, berdasarkan analisanya, Jepara masih berada di zona oranye dengan risiko sedang.
Saat ini angka positif Covid-19 di Bumi Kartini sebanyak 1.168 kasus. Selama Pandemi Covid-19 hingga sekarang tercatat 9.009 kasus.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 7.323 pasien dinyatakan sembuh. Kemudian sebanyak 518 pasien meninggal dunia.
“Saat ini posisi kita, mungkin diberitakan salah satu mediakan, kita sudah masuk zona merah. Kalau berdasarkan hitungan kita sendiri, masih zona oranye dengan skor 1,83. Namun kalau skornya 1,80 kita sudah merah,” tegas Muh Ali, Senin (7/6/2021).
Pihaknya menilai, penentuan zona merah yang diberitakan salah satu media itu, berdasarkan update data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jateng. Yang memang setiap hari melakukan update data.
Tetapi, DKK Jepara mengikuti mekanisme penghitungan dari Kemenkes. Yaitu menentukan zonasi berdasarkan akumulasi jumlah kasus selama sepekan.
Muh Ali menerangkan, peta penyebaran Covid-19 di Jepara paling banyak di kecamatan-kecamatan yang berdekatan dengan Kabupaten Kudus. Seperti Kecamatan Nalumsari, Mayong, Welahan, dan Kalinyamatan. Kemudian disusul oleh Kecamatan Jepara dan Pecangaan.
“Sementara yang masih tinggi itu di Jepara wilayah selatan. Kalau wilayah utara masih normal. Semoga utara tidak meningkat jumlah kasusnya,” ujarnya.
Melihat peningkatan itu, pihaknya berharap agar masyarakat tidak bosan menjalani hidup dengan protokol kesehatan ketat. Minimal memakai masker ketika bepergian.
Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha