Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara bergerak cepat untuk mengantisipasi ledakan kasus Covid-19. Salah satu upayanya yakni menyiapkan tempat untuk mengisolasi warga yang mungkin nanti terpapar Covid-19.

Bupati Jepara Dian Kristiandi menyatakan, telah mengumpulkan camat-camat se-Kabupaten Jepara untuk mengoordinir kesiapan menghadapi kemungkinan terburuk.

Diberitakan sebelumnya, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jepara memprediksi puncak kenaikan kasus virus ini pada pertengahan bulan ini. Prediksi itu didasarkan pada angka positivity rate dalam sepekan terakhir yang selalu di atas 30 persen.

“Saya minta (para camat-red) segera komunikasikan dengan desa agar lebih mengoptimalkan Satgas Jogo Tonggo. Pemerintah desa harus menyiapkan kembali rumah-rumah isolasi. Arahkan mereka, jika ada kesulitan dalam hal anggaran bisa melakukan refokusing APBDes,” kata Andi, Selasa (8/6/2021).

Andi mengingatkan, jika pemerintah desa menghadapi hambatan, pihaknya meminta agar mereka segera berkomunikasi dengan satgas tingkat kabupaten. Menurutnya, langkah cepat harus segera diambil. Pasalnya, saat ini Bumi Kartini berada di zona berisiko tinggi.

Selain itu, pihakanya juga menyiapkan tempat karantina terpadu jika memang lonjakannya banyak. Yaitu di Balai Latihan Kerja (BLK) Pecangaan, Bumi Perkemahan Pakis Adhi dan wisma milik Dinas Pariwisata dan Kebudayaan di Donorojo.Pihaknya juga berencana mengeluarkan edaran tentan pembatasan kegiatan masyarakat dalam waktu dekat. “Segera akan kita terbitkan surat edaran lagi untuk pembatasan kegiatan masyarakat,” jelas Andi.Kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Andi meminta agar membagikan masker ke masing-masing desa, dan didistribusikan ke musala dan masjid. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler