Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara - Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Jepara mengintruksikan agar semua Puskesmas menyiapkan ruang khusus untuk mengisolasi pasien yang terpapar virus itu.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid 19 sekaligus Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara, Muh Ali menyatakan, langkah tersebut dipersiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

Mengingat, dalam sepekan terakhir angkanya terus meningkat. Melihat data di situs resmi corona.jepara.go.id, saat ini jumlah kasus aktif mencapai 1.274.

“Baru tadi pagi kami sampaikan kepada teman-teman di Puskesmas. Misalnya kalau tiap Puskesmas menyiapkan dua (tempat tidur-red) berarti sudah ada tambahan 28 tempat tidur (isolasi),” ujar Muh Ali, Rabu (9/6/2021).

Ia menyebut, kini ada 14 Puskesmas rawat inap di Jepara. masing-masing Puskesmas sedikitnya menyiapkan dua tempat tidur khusus pasien Covid-19.

Pihaknya mengaku, saat ini tempat tidur pasien Covid-19 di seluruh rumah sakit di Jepara terisi penuh. Penambahan tempat tidur pasien Covid-19 juga telah dilakukan sejumlah rumah sakit. Pemerintah kabupaten juga telah menyiapkan lokasi isolasi terpadu di tiga titik.Terkait dengan tenaga kesehatan (nakes) untuk ruang isolasi pasien Covid-19 tambahan, jumlah nakes saat ini masih cukup. Meski, puluhan nakes di Jepara saat ini tengah melakukan isolasi mandiri.“Kami belum ada rencana (meminta bantuan nakes) yang ada saat ini masih cukup. Tapi kami akan rekrut perawat-perawat yang baru lulus untuk nanti ditempatkan di isolasi terpadu BLK (Balai Latikan Kerja),” terang Muh Ali. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler