Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara - Sedikitnya ada 17 truk bermuatan hasil galian C dihentikan dan ditindak Satlantas Polres Jepara, Kamis (1/7/2021). Tindakan ini dilatarbelakangi banyaknya kendaraan berat yang muatannya melebihi tonase.

AKP Edy Purwanto, Humas Polres Jepara membenarkan adanya operasi itu. Petugas Satlantas Polres Jepara melakukan penindakan kendaraan-kendaraan itu di jalan Mayong Pancur.

Kendaraan-kendaraan itu banyak yang tidak menutupi barang muatannya dengan apapun. Akibatnya, barang muatan yang terjatuh membahayakan pengguna jalan lain.

“Ada aduan masyarakat, banyak kendaraan dengan melebihi tonase. Banyak yang melintas sehingga menimbulkan kerusakan dan kepadatan lalu lintas,” kata Edy.

Dijelaskan, biasanya kendaraan-kendaraan tersebut berjalan beriringan dan sudah aktif melintas pada jam kerja. Diketahui, jalur tersebut menjadi salah satu jalur yang arus lalu lintasnya padat. Terutama ketika jam kerja karyawan pabrik.

Akibat kelebihan muatan itu, di jalan Desa Jebol sampai Ngroto menjadi rusak parah. Kondisi jalan makin parah ketika hujan.
Akibat kelebihan muatan itu, di jalan Desa Jebol sampai Ngroto menjadi rusak parah. Kondisi jalan makin parah ketika hujan.“Kami dapat (tindak) 17 dump truk. Untuk barang buktinya surat-surat. Tidak kita amankan kendaraannya. Nanti disidangkan,” ujar Edy.Ia menjelaskan, sebenarnya setiap truk wajib menutup bahan muatannya. Sebab, jika tidak ditutup, barang muatan itu bisa terjatuh dan membahayakan siapapun yang melintas. Namun, pada kenyataanya masih banyak tidak menutup barang muatannya.Melihat hasil operasi hari ini, pihaknya menegaskan akan lebih sering menggelar operasi di jalur-jalur yang kerap dilintasi kendaraan bertonasi berat. Reporter: Faqih Mansur HidayatEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler